Kegunaan Coca Cola dan Pepsi

17 06 2008

Untuk membersihkan toilet :
Tuangkan sekaleng Coca-Cola ke dalam toilet. Tunggu sejam, kemudian siram sampai bersih. Asam sitric dalam Coca-Cola menghilangkan noda-noda dari keramik .

Untuk membersihkan karburator mobil :
Campur sekaleng Coca-Cola ke dalam karburator. Panaskan mesin 15-30 menit. Dinginkan mesin, setelah itu buang air karburator. Anda akan melihat karat yang rontok bersama air tersebut.

Untuk menghilangkan titik-titik karat dari bumper chrome mobil :
Gosok bumper dengan gumpalan alumunium foil yang direndam dalam Coca-Cola.

Untuk membersihkan korosi dari terminal aki mobil :
Tuangkan sekaleng Coca-Cola di atas terminal aki untuk membersihkan korosi.

Untuk melonggarkan baut yang berkarat :
Gosokkan kain yang direndam dalam Coca-Cola pada baut yang berkarat

Untuk menghilangkan noda-noda lemak pada pakaian :
Tuangkan sekaleng Coca-Cola ke dalam tumpukan cucian yang bernoda lemak, tambahkan detergent, dan putar dengan putaran normal. Coca-cola/Pepsi akan menolong menghilangkan noda lemak

Coca-Cola juga membersihkan kabut pada kaca depan mobil.

Kita minum Coca-Cola/Pepsi ???
Baca entri selengkapnya »





Seputar Ahmadiyah

6 06 2008

Sebelumnya, tulisan ini hanya saya maksudkan untuk sekedar berbagi info untuk menyampaikan perihal Ahmadiyah yang mungkin tidak diketahui oleh umumnya orang Islam. Tulisan ini tidak untuk membela atau menghukumi Ahmadiyah, karena itu bukan kapasitas saya sebagai orang awam, tetapi tulisan ini sekedar berbagi info tentang bagaimana Ahmadiyah itu?

_
Berikut saya kutipkan sebuah blog yang beralamat:
http://studiislam.wordpress.com/gerakan-ahmadiyah-indonesia/

Hadrat Mirza Ghulam Ahmad, Pendiri Gerakan Ahmadiyah

Penulis surat selebaran ini diberitahu bahwa ia adalah Mujaddid pada abad ini dan bahwa keluhurannya menyerupai Al Masih Ibnu Maryam. Aku datang untuk menegakkan kebenaran Islam dan untuk eyakinkan manusia akan keidahannya dan untuk memimpin mereka ke arah sumber ajaran Islam. Aku tak membawa syari’at baru, Qur’an Suci adalah Kitab Suci terakhir. kedatanganku adalah untuk mengabdi kepada Islam dan untuk menyiarkannya, dan untuk membersihkan wajah Islam dari kotoran-kotoran yang melekat kepadanya, sebagai akibat dari hiruk pikuk pikiran manusia. Aku adalah Mujaddid abad ke 14 Hijriyah ini. (Surat Selebaran, tahun 1885 )

Aku berkeyakinan teguh bahwa Nabi kita Muhammad s.a.w. adalah Nabi terakhir dan sesudah beliau tidak akan dibangkitkan lagi seorang Nabi, baik Nabi lama maupun Nabi baru.” (Nishan-i-Asmani, hal 28 )

Deklarasi Sumpah Hadrat Maulana Muhammad Ali, Amir pertama Gerakan Ahmadiyah Lahore:

“Aku, Muhammad Ali, Amir Gerakan Ahmadiyah Lahore, bersumpah Demi Allah bahwa keyakinan saya adalah, Hadzrat Mirza Ghulam Ahmad adalah seorang Mujaddid dan Al-Masih, dan bukan seorang nabi, dan seseorang yang tidak mempercayainya tidak kafir dan tidak keluar dari Islam; hal ini juga merupakan keyakinan Hadrat Mirza Ghulam Ahmad sendiri. ‘Wahai Allah’, bila saya telah berdusta atas nama Mu, kirimkanlah kepadaku Azab yang sangat berat biar dunia melihat betapa mengerikan dan menakutkannya Azab Ilahi kepada orang yang berdusta atas nama Mu” (Dikutip dari Iqra A Souvenir Megazine, hal 34, 1985)

”Nabi Suci Muhammad saw. bersabda bahwa sesungguhnya Allah akan membangkitkan untuk umat ini pada permulaan tiap abad orang yang akan memperbaharui agamanya baginya”. (H.r. Abu Daud dari Abu Hurairah r.a) Baca entri selengkapnya »





Bentrokan Monas 1 Juni 2008

6 06 2008

Prihatin !!! . Itulah rasa yang ada menyaksikan kondisi umat Islam saat ini. Rakyat tengah mengalami keterpurukan ekonomi akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Berbagai penolakan terus terjadi dimana-mana. Pada 1 Juni 2008 siang berlangsung demo penolakan kenaikan BBM di depan Istana Negara Jalan Medan Merdeka Utara yang diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan dihadiri oleh berbagai ormas. Sebagaimana dimuat berbagai media massa, acara tersebut berlangsung damai. Namun, pada saat yang hampir bersamaan terjadi Insiden Monas, yaitu bentrokan antara Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) dengan massa yang beratribut Front Pembela Islam (FPI) di Lapangan Silang Monas ke arah Jalan Medan Merdeka Selatan. Belakangan dibantah bahwa yang bentrok itu bukanlah FPI melainkan Komando Laskar Islam (KLI).

Berbagai kecaman langsung bermunculan mulai dari Presiden, politisi, dan sebagian tokoh. Reaksi demikian muncul karena adanya pemberitaan tentang aksi kekerasan yang terjadi. Padahal tidak ada asap kalau tidak ada api.

Baca entri selengkapnya »